Kamis, 24 Juli 2014

MASYARAKAT TAK MEN0LAK PEMBANGUNAN PABR1K SEMEN 1ND0NES1A

Masyarakat tak menolak pembangunan pabrik semen Indonesia (Ilustrasi: Okezone)Masyarakat tak menolak pembangunan pabrik semen Indonesia (Ilustrasi: Okezone) JAKARTA - Rencana pembangunan pabrik baru milik PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) hingga kini masih diwarnai dengan silang pendapat. Seperti diketahui, sebelumnya perseroan berencana membangun pabrik di Rembang Jawa Tengah.

Rencana pembangunan tersebut, sempat diwarnai oleh aksi demonstran yang menolak pembangunan pabrik semen tersebut. Namun kini warga setempat justru menyatakan bahwa demonstrasi tersebut tidak mencerminkan aspirasi warga yang sebenarnya.

"Dari lima desa yang lokasinya dijadikan lahan pabrik, yang ikut demo hanya dua desa. Itu pun tidak semua yang ikut, hanya minoritas saja," ujar salah satu perwakilan masyarakat desa, saat mengajukan laporan kepada Komnas HAM, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan bahkan pada Presiden RI melalui Sekretariat Negara (Sesneg), Rabu (24/7/2014).

Menurutnya, jika jumlahnya dikumpulkan mereka yang ikut demonstrasi itu maksimal 500 orang, padahal jumlah warga dari lima desa itu sekitar 4.000 kepala keluarga. Jadi demonstrasi tersebut jelas tidak bisa mengatasnamakan warga.

Laporan yang dilakukan oleh warga tersebut adalah karena bentuk keprihatinan warga terhadap aksi demonstrasi yang justru melibatkan wanita dan anak-anak untuk bermalam di hutan meninggalkan rumah dan keluarga. Pada dasarnya, Suharti menjelaskan, warga lima desa di kawasan lahan pabrik tidak mempermasalahkan adanya pendapat yang menolak terhadap rencana pembangunan pabrik semen oleh Semen Indonesia.

"Kami berharap agar para kepala keluarga saja yang turut berdemonstrasi tanpa melibatkan anak-anak dan wanita karena kasihan melihat anak-anak diajak demo, tidur di hutan, lalu bernyanyi yang kurang pantas soal pembangunan pabrik. Lalu wanita-wanitanya ini bahkan diajak telanjang untuk aksi demo, apa ini sudah bener? Kan nggak. Ini yang kami laporkan ke Komnas HAM, KPAI dan juga ke Presiden biar jadi perhatian," tutur Suharti.

Untuk mengajukan laporan tersebut, dirinya ditemani oleh Juwahir, Sukir dan juga Adi Purwoto sebagai perwakilan dari lima desa yang menjadi tempat bakal dibangunnya pabrik semen. Bukannya menolak, Suharti justru menekankan bahwa sebagian besar warga lima desa tersebut sangat berharap agar pabrik segera berdiri dengan harapan dapat memunculkan lapangan kerja bagi warga sekitar.

"Ya kan harapannya lapangan kerja makin luas, setelah selama ini kami hanya bergantung pada kegiatan tani. Semua warga berpikir seperti itu. Hanya mereka ini, segelintir orang yang pikirannya sudah dihasut oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dari luar, yang menolak pembangunan pabrik. Kami (warga) sih tidak pernah menolak," ungkapnya. (rzk)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.


sumber : http://economy.okezone.com/read/2014/07/24/320/1017857/masyarakat-tak-menolak-pembangunan-pabrik-semen-indonesia

SEMESTER 1, LABA PERTAM1NA EP SEBESAR RP10,08 TR1L1UN

Kamis, 24 Juli 2014 20:23 wib | Dani Jumadil Akhir - Okezone

Semester I, Laba Pertamina EP Sebesar Rp10,08 Triliun (Ilustrasi: Okezone)Semester I, Laba Pertamina EP Sebesar Rp10,08 Triliun (Ilustrasi: Okezone) JAKARTA - Memasuki semester II-2014, PT Pertamina EP mencatatkan laba semester I 2014 sebesar USD990 juta atau Rp11,6 triliun dengan kurs Rp11.737,50 per USD.

Capaian tersebut lebih tinggi 15,08 persen dibandingkan dengan capaian semester I tahun 2013 yang mencatatkan angka sebesar Rp10,08 triliun.

Laba yang diperoleh Anak perusahaan hulu migas PT Pertamina (Persero) ini tidak lepas dari upaya keras Pertamina EP meningkatkan produksi dari awal Tahun 2014 sebesar 111.097 BOPD menjadi 115.000 BOPD di akhir semester I. Sementara untuk produksi gas bila dibandingkan dengan produksi awal tahun yang mencapai 1.059 MMSCFD, mengalami penurunan sebesar 2 persen menjadi 1.036 MMSCFD.

"Faktor penyebab dari penurunan produksi Gas Pertamina EP tersebut salah satu yang utama adalah disebabkan oleh adanya kerusakan fasilitas pemrosesan gas di lokasi Jawa Gas Development Project (Proyek Pengembangan Gas Jawa) di Blora, Cepu Jawa Tengah" ujar Pjs Public Relation Manager PT Pertamina EP,  Agustinus dalam siaran persnya, Jakarta, Kamis (24/7/2014).

Sementara itu untuk semester II, Pertamina EP berencana untuk melakukan banyak kegiatan untuk dapat menambah pasokan produksi migas nasional, seperti dengan pemboran eksplorasi di tiga tempat, serta pemboran eksploitasi atau pengembangan di Asset-1 sebanyak 6 sumur, Asset-2 sebanyak 10 sumur, Asset-3 sebanyak 1 sumur, Asset-5 sebanyak 7 sumur, PMDP sebanyak 1 sumur, PGDP sebanyak 2  sumur, EOR KP (Tambun) sebanyak 3 sumur. Selain itu adanya percepatan penambahan bor pengembangan di beberapa tempat seperti di Sumur Louise Field Sangasanga, Sumur Ogan Field Prabumulih, dan Put On Production Jati Asri Field Subang.

"Kami terus berupaya untuk meningkatkan produksi migas minimal sesuai target yang telah ditentukan. Jumlah produksi migas yang kami peroleh di semester 1 ini merupakan upaya keras dari semua pihak ditengah penurunan alamiah di hampir mayoritas lapangan kami yang rata – rata mencapai 30 persen. Untuk itu kami terus berupaya menahan laju penurunan alamiah sembari mencari solusi untuk meningkatkan produksi agar dapat mencapai target yang telah ditentukan" jelas Agustinus. (rzy)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.


sumber : http://economy.okezone.com/read/2014/07/24/19/1017749/semester-i-laba-pertamina-ep-sebesar-rp10-08-triliun

D1RUT BN1 M1NTA PRES1DEN BARU BANGUN PEREK0N0M1AN

Kamis, 24 Juli 2014 19:37 wib | Kurniasih Miftakhul Jannah - Okezone

Dirut BNI Minta Presiden Baru Membangun Perekonomian (Gatot Suwondo: Okezone)Dirut BNI Minta Presiden Baru Membangun Perekonomian (Gatot Suwondo: Okezone) JAKARTA - Terpilihnya presiden baru pada tanggal 22 Juli lalu membuat banyak pihak menaruh harapan. Tak terkecuali para pelaku industri perbankan di Indonesia.

Direktur Utama  PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), Gatot Suwondo mengatakan pihaknya akan tetap mendukung siapa pun presiden yang akan disahkan nantinya.

"Siapa pun yang menang kita dukung, kita lihat visi misinya membangun perekonomian, melanjutkan yang sudah ada, melanjutkan yang belum selesai," ungkapnya di Gedung BNI, Kamis (24/7/2013).

Menurutnya yang harus dijadikan fokus pemerintahan baru adalah sektor infrastruktur. "Indonesia memerlukan industri dalam negeri semakin tumbuh untuk mencapai pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, jadi fokus kita membiayai dan memfasilitasi pertumbuhan industri dalam negeri," imbuh dia.

Dirinya juga menyebutkan akan optimis terhadap pemerintahan yang baru bisa menggenjot pertumbuhan ekonomi.

"Prediksi optimis pemerintahan yang baru akan tetap melanjutkan kita perlu dukung. Mau enggak mau suka enggak suka harus bangun infrastruktur dan dari BNI kita akan bantu," tandasnya. (rzy)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.


sumber : http://economy.okezone.com/read/2014/07/24/457/1017757/dirut-bni-minta-presiden-baru-bangun-perekonomian

LABA BERS1H BN1 TUMBUH H1NGGA 15,4% D1 SEMESTER 1

Kamis, 24 Juli 2014 18:22 wib | Kurniasih Miftakhul Jannah - Okezone

Laba Bersih BNI Tumbuh Hingga 15,4% di Semester I (Dirut BNI Gatot Suwondo: Okezone)Laba Bersih BNI Tumbuh Hingga 15,4% di Semester I (Dirut BNI Gatot Suwondo: Okezone) JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mencatat laba bersih pada semester I 2014 meningkat hingga 15,4 persen lebih tinggi dibandingkan periode yang sama.

Direktur Utama BNI Gatot Suwondo mengatakan, BNI mencatat laba bersih pada semester I 2014 sekira Rp4,97 triliun. "(Capaian tersebut) karena pendapatan operasional sekira Rp15,56 triliun di semester I 2014 atau naik 15,6 persen," ujarnya dalam konferensi pers, Jakarta, Kamis (24/7/2014).

Dirinya mengatakan, Realisasi pendapatan operasional tersebut menjadi faktor pendukung terjadinya laba bersih BNI pada semester 1 2014.

Sementara itu, net interest income BNI tersebut ditunjang oleh kinerja penyaluran kredit BNI yang tetap tumbuh 15,7 persen yaitu dari Rp222,65 triliun pada semester I-2013 menjadi Rp257,53 triliun pada semester I 2014.

"Serta kemampuan BNI menaikkan loan yield dari 10,0% di semester 1-2013 menjadi 10,5 di semester 1-2014" tutup dia. (rzy)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.


sumber : http://economy.okezone.com/read/2014/07/24/457/1017715/laba-bersih-bni-tumbuh-hingga-15-4-di-semester-i

T1NGKATKAN PELAYANAN, TASPEN GANDENG PERUM PERUR1

Kamis, 24 Juli 2014 17:50 wib | Hendra Kusuma - Okezone

Tingkatkan Pelayanan, Taspen Gandeng Perum Peruri (Ilustrasi: Reuters)Tingkatkan Pelayanan, Taspen Gandeng Perum Peruri (Ilustrasi: Reuters) JAKARTA - PT Taspen (Persero) dengan Perum Peruri telah melakukan penandatanganan Nota Kesepahamanan Bersama atau Memorandum Of Understanding (MoU) tentang pengembangan sistem pelayanan dan pengamanan digital otentikasi penerima pensiun penyelenggara negara dengan menggunakan kartu secara elektronik.

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Konstruksi dan Jasa Lain Kementerian BUMN, Gatot Trihargo mengatakan, kerja sama antara kedua BUMN ini dalam rangka membangun sistem teknologi informasi yang berkaitan dengan pensiunan penyelenggara negara.

"Kerjasama dimaksud meliputi pengembangan aplikasi pendaftaran dan personalisasi kartu identitas penerima uang pensiun termasuk mekanisme pengamanan digital otentikasi yang terkait dengan kartu dan teknologi pendukungnya," kata Gatot di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (24/7/2014).

Sementara itu, Direktur Utama PT Taspen (Persero), Iqbal Latanro mengatakan, kerjasama dengan Perum Peruri dapat meningkatkan pengendalian pembayaran kepada pensiunan. Kerjasama ini dilakukan dalam rangka menumbuhkan semangat bersinergi antar BUMN.

Iqbal menyebutkan, Perum Peruri merupakan perusahaan yang dalam kerjasama ini akan membuatkan sistem perangkat pada kartu untuk 6,8 juta pensiunan dan PNS aktif.

"Jadi nanti Peruri yang cetak untuk membuat kartunya, peserta pensiun baik yang aktif dan tidak aktif 6,8 juta, yang pensiun saja 2,4 juta," pungkasnya. (rzy)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.


sumber : http://economy.okezone.com/read/2014/07/24/457/1017704/tingkatkan-pelayanan-taspen-gandeng-perum-peruri

S0AL UU M1NERBA, SBY KELUARKAN L1MA KEPUTUSAN

Kamis, 24 Juli 2014 16:42 wib | Fahmi Firdaus - Okezone

Soal UU Minerba, SBY Keluarkan Lima Keputusan (SBY: Okezone)Soal UU Minerba, SBY Keluarkan Lima Keputusan (SBY: Okezone) JAKARTA - Ajuan gugatan PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) ke pengadilan arbitrase membuat Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono harus membuat keputusan mengenai UU Minerba.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung mengatakan Presiden SBY telah memberikan lima keputusan dalam rapat terbatas siang ini.

"Dirinya (SBY) mengucapkan terima kasih atas langkah yang dilakukan tim renegosiasi pemerintah terkait renegosiasi mineral dan batu bara, secara keseluruhan dan menyampaikan jalankan hasil renegosiasi dengan sebaik-baiknya, secepat-cepatnya, dan setuntas-tuntasnya. Jadi itu harus dilakukan secara cepat," ujar CT di Istana, Jakarta, Kamis (24/7/2014).

Kedua, lanjut CT, keputusan apabila ada aturan di kementerian yang masih kurang, harus disempurnakan baik dengan keputusan presiden. Hal ini harus segera diajukan penyesuaian agar tidak terjadi nanti aturan-aturan yang tumpang tindih antara satu dengan yang lain.

"Terkait Newmont, Presiden menyampaikan bahwa pemerintah akan bersikap tegas, keras, terhadap apa yang dilakukan oleh Newmont," ujarnya.

Sementara itu, lanjut CT, Presiden SBY memintah Kemenkeu mengambil kebijakan yang diperlukan termasuk penerbitan PMK baru terkait dengan bea keluarnya yang ditujukan untuk perusahaan-perusahaan yang sudah comply atau sudah sesuai dan menyesuaikan diri dengan aturan minerba maupun PP No 9 yang baru.

"Kelima, masalah ini minta didelegasikan dengan baik kepada publik agar tidak terjadi miss undertsanding bahwa yang dilakukan pemerintah RI adalah demi kepentingan negara Indonesia, demi kemajuan Indonesia dan kesejahteraan rakyat Indonesia," ujarnya. (rzy)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.


sumber : http://economy.okezone.com/read/2014/07/24/20/1017628/soal-uu-minerba-sby-keluarkan-lima-keputusan

LABA BERS1H C1MB TURUN 8,5%

Laba bersih CIMB turun 8,5% (Ilustrasi: Reuters)Laba bersih CIMB turun 8,5% (Ilustrasi: Reuters) JAKARTA - PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA), meraih perolehan laba bersih konsolidasi (unaudited) sebesar Rp1,95 triliun pada enam bulan pertama tahun 2014, atau turun sebesar 8,5 persen dari periode yang sama tahun 2013 yang mencapai Rp2,13 triliun.

Perolehan laba bersih ini menghasilkan earning per share (EPS) sebesar Rp77,7, dan return on equity (ROE) sebesar 14,5 persen.
 
"Penurunan laba bersih tersebut disebabkan oleh peningkatan yang tidak signifikan pada pendapatan bunga bersih sebesar 4 persen Year on Year/YoY dan penurunan pada fee income menjadi sebesar Rp1,51 triliun (turun 5,9 persen YoY), sebagai dampak dari kondisi operasional yang semakin menantang," ucap Presiden Direktur CIMB Niaga Arwin Rasyid dalam siaran persnya, Jakarta, Kamis (24/7/2014).

Sedangkan CIMB Niaga dari sisi aset dengan total aset sebesar Rp224,84 triliun, tumbuh 11,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp202,20 triliun.
 
Arwim mengungkapkan, di tengah iklim usaha yang sulit, dengan adanya tekanan likuiditas, melemahnya Rupiah, peningkatan suku bunga, serta pengaruh dari pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Presiden, CIMB Niaga tetap mempertahankan pertumbuhan aset yang seiring dengan kemampuan meningkatkan jumlah simpanan dengan biaya yang reasonable, serta secara ketat memonitor kualitas aset.
 
Hingga akhir Juni 2014, total kredit CIMB Niaga tercatat sebesar Rp164,66 triliun, tumbuh 9,1 persenYoY. Dari total kredit tersebut, kredit di sektor Konsumer masih mengalami perlambatan, sementara kredit untuk Small Medium Micro Enterprise (SMME) naik 15,3 persen YoY menjadi Rp33,32 triliun dan kredit di sektor Korporasi tumbuh 11,7 persen YoY menjadi Rp47,09 triliun.
 
CIMB Niaga mencatat perolehan dana pihak ketiga (DPK) yang tumbuh 10,6 persenmenjadi sebesar Rp165,83 triliun per akhir Juni 2014. Current Account dan Savings Account meningkat 12,0 persen YoY menjadi Rp75,49 triliun, sementara deposito dan structured deposits tumbuh 9,4 persen YoY.

"Hasil ini berdampak terhadap rasio CASA CIMB Niaga yang meningkat 58 basis points/bps YoY menjadi 45,5 persen," sebutnya.
 
CIMB Niaga mampu menjaga pertumbuhan biaya operasional sebesar 8,6 persenYoY, sesuai dengan inflasi dan standar upah minimum di Indonesia. Penurunan pendapatan operasional meningkatkan rasio cost to income menjadi sebesar 51,6 persen untuk periode 6 bulan yang berakhir 30 Juni 2014.
 
Kondisi makro ekonomi yang melemah berdampak pada kualitas aset, dimana CIMB Niaga mencatatkan rasio non-performing loan/NPL gross sebesar 2,97 persen per 30 Juni 2014, dibandingkan dengan posisi yang sama pada tahun lalu sebesar 2,25 persen. Peningkatan rasio NPL gross ini berasal dari Commercial Banking dan Corporate Banking masing-masing meningkat menjadi 4,23 persen dan 3,37 persen per 30 Juni 2014 (meningkat 237 bps YoY dan 24 bps YoY).
 
CIMB Niaga mampu menjaga Capital Adequacy Ratio (CAR) pada level 16,08 persen per 30 Juni 2014, dengan peningkatan sebesar 19 bps dibandingkan posisi CAR di periode yang sama tahun lalu sebesar 15,89 persen.

Dari sisi perbankan Syariah, Unit Usaha Syariah CIMB Niaga (CIMB Niaga Syariah) mencatatkan penyaluran pembiayaan sebesar Rp6,06 trilliun serta perolehan dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp5,19 trilliun per 30 Juni 2014. (rzk)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.


sumber : http://economy.okezone.com/read/2014/07/24/278/1017588/laba-bersih-cimb-turun-8-5